kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Pemasangan Lampu Tenaga Surya (LTS) di jalan-jalan protokol wilayah Perkotaan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, hingga saat ini masih belum bisa berfungsi. Sebab, baterai dari 96 unit lampu yang sudah dipasang dengan anggaran Rp 3,6 Miliar tersebut masih belum datang.

Menurut Kepala Dinas Pertambangan dan Energi wilayah tersebut, Elwan Effendi, baterai itu nantinya didatangkan dari China.

“Seluruh pemasangan, baik tiang, kotak, lampu hingga perlengkapannya sudah dipasang dan siap berfungsi, hanya saja baterainya yang belum datang,”ungkapnya.

Proyek tersebut dijadwalkan akan selesai pada akhir tahun 2015. Kegunannya adalah untuk penerangan jalan protokol wilayah Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur sampai ke Bundaran Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang. Dengan pemasangan ini, maka penerangan akan menggunakan tenaga matahari, sehingga tidak membayar listrik setiap bulan. Permasalahannya, harga baterai tersebut meningkat karena kurs dollar terhadap rupiah juga menguat. Pada awal perencanaan proyek ini, rupiah masih di bawah Rp 13.000 per satu dolarnya.

“Saat ini, di seluruh Rejang Lebong tercatat ada 2.500 titik lampu,” pungkasnya. (vai)