pemasangan implan gratis

pemasangan implan gratis

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Demi mewujudkan masyarakat Provinsi Bengkulu yang sehat, mandiri, dan sejahtera, Dinas Kesehatan dan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu mengadakan pemasangan 10.000 implan gratis di Sport Centre Pantai Panjang Bengkulu.

Disebutkan Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu, Amin Kurnia, program KB dilaksanakan bukan hanya untuk mengurangi jumlah anak saja, melainkan yang lebih penting dari itu adalah bagaimana ibu dan anak yang dilahirkan nantinya selalu dalam keadaan sehat.

“Agar ibu dan bayi sehat, yang pertama kita harus mengatur usia perkawinan, diharapkan tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Hal ini karena usia ibu hamil sangat mempengaruhi proses kelahiran nantinya,” ujar Amin.

“Untuk program pemasangan implan gratis ini, pemerintah menganggarkan dari APBD sebesar Rp 1,6 miliar. Sampai saat ini pada awal bulan Desember 2014 saja sudah melebihi target 11.000 jiwa dari target 10.000. Kita akan terus laksanakan ini hingga akhir Desember 2014,” tambahnya.

Tidak hanya itu, lanjut Amin, jarak kelahiran harus diatur sedemikian hingga agar anak yang dilahirkan sehat dan ibu yang melahirkan juga sehat, sehingga hal ini bisa menurunkan angka kematian bayi dan ibu.

Sementara, Kepala BKKBN Provinsi Bengkulu, Maryana, mengungkapkan berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, tercatat Provinsi Bengkulu bisa menurunkan Total Fertility Rate (TFR) atau angka kelahiran total dari 2,3 di tahun 2007, menjadi 2,2 di tahun 2012. Ini juga menempatkan Provinsi Bengkulu di urutan kedua penurunan angka kelahiran setelah Yogyakarta.

“Inilah cara yang pemerintah lakukan untuk mengatasi ledakan penduduk dengan penggunaan alat kontrasepsi yang efektif dan aman. Kami lebih menekankan pada metode kontrasepsi jangka panjang, salah satunya implan, yang bisa digunakan sampai tiga tahun,” kata Maryana.

Pihaknya berharap agar di tahun 2015 program pemasangan implan gratis kembali dilaksanakan dengan target yang lebih besar lagi.

“Implan ini lebih aman dan tidak repot seperti pil dan suntik KB. Kalau kita pasang mandiri akan lebih mahal, berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu sekali pemasangan. Dengan pemasangan gratis, tentunya akan sangat membantu masyarakat,” demikian Amin. (val/prw)