Kabag Humas Pemkot Bengkulu, Salahudin Yahya, S.Ag, M.Si.

Kabag Humas Pemkot Bengkulu, Salahudin Yahya, S.Ag, M.Si.

Bengkulu,kupasbengkulu.com – Rasionalisasi tenaga kontrak atau honorer di lingkungan Pemerintahan Kota Bengkulu dilakukan karena hasil dari evaluasi membutuhkan rasionalisasi.

Kabag Humas Pemerintah Kota Bengkulu, Salahuddin Yahya beberapa waktu yang lalu mengatakan, mekanisme rasionalisasi ini terjadi dari laporan tertulis dari atasan langsung mereka, apakah tenaga honorer masih dibutuhkan atau tidak jika tidak dibutuhkan lagi tenaga dan pikiranya maka dilakukan pemberhentian.

Dalam laporan kinerja tenaga honorer Salahuddin menambahkan, ada beberapa orang tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu tidak lagi mampu untuk menjalakan tugasnya sebagai mana mestinya. Rasionalisasi ini dilakukan untuk menyelamatkan postur anggaran yang dimiliki oleh pemerintah kota Bengkulu.

“Gaji tenaga honorer dari 750.000 menjadi 1,250.000 jika tidak dilakukan rasionalisasi sangat sulit pemerintah bengkulu untuk merealisasikan gaji tenaga honerer sebesar 1.250.000,” tambah Salahuddin

Salah satu imbas dari rasionalisasi tenaga honorer ini pasti memakan korban, mengingat hal ini dilakukan karena untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer yang lain yang sudah lama mengabdi dan masih diperlukan tenaga dan pikirannya.

“Dilakukannya rasionalisasi ini tidak asal-asalan, ada indikator yang terukur siapa yang harus dirasionalisasikan dan siapa yang harus dipertahankan, dan inilah yang namanya kebijakan pemerintah pemerintah kota bengkulu,” demikian. (cr3).