Wimran Ismaun beserta isteri

Wimran Ismaun beserta isteri

bengkulu, kupasbengkulu.com – Mantan Direktur Utama Bank Bengkulu, Wimran Ismaun turut memantau proses penyeleksian pucuk pimpinan Bank Bengkulu yang saat ini tengah berlangsung.

Wimran yang telah memimpin Direksi Bank Bengkulu selama dua periode tentu sangat mengetahui seluk beluk keunggulan dan kelemahan BPD ini sekaligus dengan permasalahan di dalamnya.

Ditemui kupasbengkulu.com pada Rabu (13/04/2016), Wimran sampaikan pesan yang layak diketahui oleh para penerusnya nanti, diantaranya mengenai relasi dan jaringan perbankan yang banyak guna menghadapi MEA Perbankan di tahun 2020 nanti.

“link banyak, kenapa ? karena Bank bengkulu ini bank yang kecil yang butuh bantuan dari pihak lain dari lembaga atupun yang lainnya, nah kalau tidak memiliki link ya bagaimana mau melakukan kerjasama dengan pihak lain,” kata Wimran

Hal ini beralasan, menurut Wimran dalam masa yang akan datang Bank Bengkulu akan memiliki handicap yang lebih besar, seiring dengan itu juga akan memiliki permasalahan yang kian complicated sehingga dibutuhkan pemimpin yang memiliki jiwa leadership dan karakter kepemimpinan yang kuat.

“orang yang memiliki leadership yang kuat, karakter kepemimpinan kuat, link banyak karena kedepan kita pasti punya handicap yang besar dan complicated daripada permasalahan, pasti itu apalagi 2020 akan masuk MEA Perbankan, kalau pemimpinnya tidak memiliki ini tadi maka akan lemah kita susah bersaing,” lanjut Wimran

Selain menyoroti tentang Dirut, wimran juga mengomentari calon komisaris independen Bank Bengkulu.

menurutnya, komisaris juga harus memiliki visi dan misi yang berperan dalam memajukan Bank bengkulu, seorang Komisaris juga harus menjadi tenaga marketing yang dapat “menjual” Bank Bengkulu.

“sekarang Komisaris juga harus punya visi dan misi bagaimana peran dia dalam memajukan Bank Bengkulu, harus menjadi tenaga marketer untuk investor karena tantangan kedepan sangat complicated,” demikian Wimran. (bii)