Beranda LINGKUNGAN Ratusan Pelaku Bisnis Bencoolen Mall Gelar Aksi Bersih

Ratusan Pelaku Bisnis Bencoolen Mall Gelar Aksi Bersih

0
Karyawan Bencoolen Mall menggelar aksi bersih pantai
Karyawan Bencoolen Mall menggelar aksi bersih pantai

kupasbengkulu.com – 250 karyawan yang tergabung dalam pelaku bisnis di Bencoolen Mall, Sabtu (7/6/2014) sekitar pukul 07.01 WIB hingga pukul 09.01 WIB menggelar aksi bersih kawasan obyek wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu. Dalam aksi tersebut, berhasil mengumpulkan 1 dump truk sampah anorganik, yang didominasi sampah dari rumah tangga.

Aksi yang berlangsung selama 2 jam tersebut membersihkan, sampat di obyek Pantai Panjang sepanjang 500 meter tepatnya di depan Bencoolen Mall.

”Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, dari aksi ini kami berhasil mengumpulkan sampah anorganik sebanyak 1 truk di Obyek Wisata Pantai Panjang dan langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir,” kata Ketua Event Promotion, Enggus Fitriadi, Sabtu (7/6/2014).

Aksi tersebut, tambah Enggus, setidaknya dapat menarik simpatik para pelaku bisnis di Obyek Wisata Pantai Panjang dapat ikut andil dalam menjaga lingkungan di Pantai Panjang. Bahkan, harap dia, Pemerintah Kota (Pemkot) dapat meletakkan tong sampah dan mengangkut sampah yang sebelumnya telah telah dikumpulkan para pedagangdi tepi pantai.

”Pedagang sudah berusaha membersihkan lingkungan, tapi sampah yang dibersihkan itu sama sekali tidak ada diangkut. Dari aksi kita ini pemerintah bisa ikut andil dan menjadi perhatian dalam pengangkutan sampah,” jelas Enggus.

Ia menilai, selama ini pedagang di tepi pantai telah berupaya menjaga lingkungan di tempat berjualan masing-masing. Hanya saja, jelas Enggus, aksi pedagang tersebut tidak diimbangi dengan pengangkutan sampah oleh dinas terkait. Untuk antisipasi penumpukan sampah itu, tambah Enggus, pedagang berinisiatif dengan menggali lobang di pasir dan menimbun sampah-sampah yang telah terkumpul.

”Sampah rumah tangga milik pedagang ditanam dalam lobang yang sebelumnya pedagang menggali lobang. Setidaknya pemerintah bisa mencari solusi,” harap dia.(gie)