Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Senin (01/05/2015) Siang melakukan razia di eks terminal Air Sebakul Kota Bengkulu, yang diduga ada tempat prostitusi.  Di lokasi tersebut, Satpol PP Kota Bengkulu menemukan 10 bungkus alat kontrasepsi yang telah digunakan. Alat tersebut ditemukan diruangan yang diduga tempat mereka melakukan adegan mesum.

Pasalnya diruangan tersebut ditemukan kasur dan beberapa barang seperti lampu teplok dan bantal yang memang disiapkan untuk para Pekerja Seks Komersial (PSK) untuk melayani tamunya.

Razia tersebut memang terkesan mendadak dikarenakan setiap kali melakukan razia, para PSK tersebut sudah kabur duluan. Namun, razia tersebut masih seperti dulu yang penghuni lokasi tersebut saat dirazia Satpol PP telah kabur semuanya.

Puluhan anggota Satpol PP diterjunkan namun sayangnya, mereka sudah kabur. Hanya saja untuk mengantisifasi akan terjadi tindak prostitusi tersebut, anggota Satpol PP langsung membawa barang-barang yang ditemukan berupa kasur, alat kontrasepsi, puluhan seng, dan barang dagangan seperti minuman ringan, kopi, dan barang-barang yang ada langsung dibawa ke kantor Satpol PP untuk diamankan

“Razia ini dilakukan menurut laporan dari masyrakat karena sering terjadinya tindakan prostitusi, tapi nampaknya sudah bocor. Namun, bekas-bekas keberadaan mereka masih ada karena masih banyak barang dan temuan yang lain di eks terminal Air Sebakul ini,” kata Kepala Kantor Satpol PP Jahin L.

Dikataknnya, untuk kedepannya sendiri, anggota satpol PP akan membentuk tim intelejen untuk mengungkap lebih mendalam terkait kasus ini. Karena dilokasi ini masih meresahakan masyarakat dan merusak moral masyarakat terkhusus di Kota Bengkulu.

“Setiap kita razia merelari kita akan siapkan tim intelejen,” tegas Jahin.(dex)