kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Sedang memasak dirumah adik iparnya, Bina Suryani (40) warga Kelurahan Singaran Pati, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu malah menjadi korban penganiayaan. Korban dianiaya oleh He (40) warga Tanjung Beringin, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong usai sempat ribut mulut.

Hasilnya, korban menderita luka dibagian kepala dan wajahnya. Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (18/11/2015) di Desa Tasik Malaya, Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong.

Kronologis kejadian, korban berkunjung kerumah adik iparnya di Desa Tasik Malaya, Kecamatan Curup Utara. Pada hari kejadian, korban sedang memasak dirumah adik iparnya tersebut. Tiba-tiba, pelaku datang dan mendadak emosi ketika melihat korban. Menurut penuturan korban, pelaku bahkan menghujatnya dengan mengatakannya sebagai perempuan nakal.

“Dia berkata, ‘Wajar saja kalau bapaknya Dewi tidak pulang, karena ada lonte disini’, begitu kata dia,” papar korban.
Korban juga emosi lalu membalas kata-kata pelaku. Hasilnya ribut mulut tidak bisa terhindarkan antara kedua ibu-ibu tersebut. Namun, mendadak pelaku mendekati korban dan langsung memukul wajah korban. Setelah itu, kepala korban dihantamkan ke tiang kayu berkali-kali. Ketika korban sudah terkapar, pelaku langsung kabur dari tempat itu.

“Kepala saya dibenturkannya berkali-kali ke tiang, lalu dia memukul wajah saya,” tambah korban.

Lebih parah lagi, lanjut korban, pelaku langsung mengacak-acak tas korban. Dia juga menyobek isi tasnya, termasuk dompet. Setelah kejadian, korban mendapati bahwa uang Rp 500 ribu didalam dompetnya sudah hilang. Ditambah lagi, seluruh isi tasnya sudah rusak parah. Karena tidak senang, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Rejang Lebong.

“Selain menganiaya, dia juga mengacak-acak tas dan dompet saya, bahkan uang saya Rp 500 ribu hilang,” pungkas korban. (vai)