pasar Tais (1)

Pasar Minggu di Kabupaten Seluma

Seluma, kupasbengkulu.com – Kondisi lingkungan di Pasar Mingguan, di Kelurahan Pasar Tais Kecamatan Seluma Kota Kabupaten Seluma, terlihat kumuh, sembraut, dan mengeluarkan bau tidak sedap. Sementara, dari kalangan pedagang mengkalim telah membayar retribusi ‘Upeti’ ke Disperindagkop Kabupaten Seluma, sebesar Rp 6,4 Juta per bulan.

“Kami hanya dipungut retribusi tanpa ada timbal balik dari pemerintah. Aklibatnya, keadaan pasar menjadi sembraut, kotor dan mengeluarkan bau tidak sedap,” kata Ketua Forum Persatuan Pedagang Kabupaten Seluma, Ujang Jayadi, Kamis (11/12/2014).

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Seluma Mulyadi menuturkan, jika pengolahan pasar tradisional tersebut diserahkan kepada pihak ketiga.

“Sistem pengelolaan pasar kita serahkan ke pihak ketiga, ada surat perjanjian bahwa mereka harus menjamin keamanan dan kebersihan lokasi pasar,” elak Mulyadi.

Meskipun demikian, kata dia, dari Pemerintah Daerah (Pemda) Seluma berencana menutup lokasi pasar tersebut. Lantaran lokasi pasar terlalu sempit.

“Pemerintah sudah membangun pasar harian di Kelurahan Sembayat. Jadi, segala segi kita fokuskan kesana untuk lokasi pasar di Kelurahan Pasar Tais itu rencananya akan di tutup,” demikian Mulyadi.(cee)