Kabid kedaruratan dan Logistik Novery

Kabid kedaruratan dan Logistik Novery

Seluma, kupasbengkulu.com – Untuk mengantisipasi laporan warga jika terjadi banjir dan longsor di Kabupaten Seluma saat ini pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma telah siaga dan menyiapkan 67 orang Tim Reaksi Cepat (TRC).

“TRC ini selalu disiagakan jika ada laporan akan segera diluncurkan,”ungkap Kepala BPBD Seluma Azwardi melalui Kabid kedaruratan dan Logistik Novery, Jumat (7/11/2014).

Sejauh ini lanjut Novery, belum ada laporan warga yang menjadi korban banjir dan longsor.

“Petugas akan bergerak menunggu instruksi, kita masih menunggu laporan warga, jika sudah ada korban banjir atau longsor silahkan melapor ke BPBD, kami sudah siaga,”tegas Novery.

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Seluma menyebabkan 300 hektare perkebunan kelapa sawit warga di Desa Rawa Sari, Kecamatan Seluma Timur, terendam banjir hal itu juga mengakibatkan hewan liar jenis ular piton merangkak naik ke lahan perkebunan warga yang kering.

Kepala Desa Rawa Sari, Hanafi Ali menuturkan dari 295 KK penduduk di desa Rawa Sari mayoritas berpenghasilan dari perkebunan kelapa sawit.

“Hari ini aktifitas petani lumpuh total, hanya ada beberapa petani yang masih menjalankan aktifitasnya, karena luapan air dari drainase induk perbatasan dengan perkebunan milik PT. Agri Andalas mampet mengakibatkan 300 hektare perkebunan warga terendam bajir,”jelasnya.

Untuk menunggu air tersebut kering lanjut Hanafi dapat memakan waktu lima hari.(cee)