illustrasi perayaan kelulusan

Seluma, kupasbengkulu.com – Meskipun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (dikbud) Seluma telah menegaskan untuk tidak mencoret baju namun tradisi coret-coret baju usai pengumuman kelulusan pelajar SMA masih saja terjadi di daerah itu.

Tradisi coret baju oleh pelajar dilakukan lokasi wisata Bendungan Seluma, taman wisata rumah dinas Bupati dan berakhir diPpantai Seluma.

“Hore kami lulus,”Ujar salah seorang pelajar setelah menuliskan tanda tangan dibaju temannya.

Sebelumnya Kepala Dinas Dikbud Seluma Muksir Ibrahim menegaskan jika ada pelajar yang melakukan coret baju maka kepala sekolah yang bersangkutan akan dipecat atau dimutasi.

“Akan kita beri sanksi dipecat dari jabatannya atau dimutasi,”ujar Muksir belum lama ini.

Sebelumnya Muksir mengharapkan agar kepala sekolah memberikan instruksi kepada para pelajar untuk tidak melakukan hal tersebut.

“Bisa disumbangkan atau diberikan kesekolah agar bermanfaat,”tutupnya.

Sementara itu kepala Sekolah SMA 1 Seluma Agus Salim ketika dihubungi via telpon genggamnya mengatakan sudah memberikan instruksi kepada para pelajar untuk tidak melakukan coret baju dan kompoi.

“tadi disekolah sudah diwanti-wanti jangan ada coret-coret dan konvoi, kita anjurkan dengan siswa untuk mensyukuri dengan sholat jumat,”singkat agus.

Diketahui seluruh pelajar SMA/MK sekabupaten Seluma dinyatakan lulus 100 persen.(cee)