kupasbengkulu.com, Lebong – Pengembangan kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya pelajar kelas X SMK Muhammadiyah Muara Aman, Efran binti Ade Putra warga Desa Semelako 2 Kecamatan Lebong Tengah oleh Reskrim Polsek Lebong Utara yang diback up Satreskrim Polres Lebong saat ini, kurang dari 24 jam berhasil mengamankan 9 orang yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan tersebut.

Kapolres Lebong, AKBP Zainul Arifin, SH yang memimpin langsung pengungkapan kasus tersebut mengatakan 9 orang yang berhasil diamankan tersebut telah diambil keterangannya. Dari hasil pemeriksaan, beberapa diantaranya mengaku terlibat dalam penganiayaan, namun salah satu dari mereka yang melakukan penusukan yang hingga saat ini masih dalam pengejaran.

“Jumlah seluruh yang berhasil kita amankan jadi 9 orang, yakni warga Magelang HL (17), TS (21), RA (21), AD (16), HF (20), KJ, MK (18), RZ (16), warga Lemeupit, ID (17) dan yang masih dalam pengejaran AS (17) dan AD. Saat ini empat orang sudah diambil keterangannya, dan lima lainnnya masih dalam pemeriksaan,” terang Kapolres.

Dari pengakuan mereka, sambung Kapolres kejadian berawal saat pulang dari pesta seni dan budaya HUT Lebong, di lapangan Hatta. Korban yang pada saat itu pulang bersama teman-temannya menyusuri jalan PNPM Kampung Muara Aman yang tembus ke Desa Talang Ulu. Sesampai di jembatan Talang Ulu, korban beriringan dengan para pemuda yang saat ini diamankan Polisi.

“Nah, disinilah awal terjadinya motif penganiayaan. Menurut keterangan, korban yang pada saat itu mengendarai motor memainkan gas motornya yang mengakibatkan pelaku tidak senang. Hal inilah yang memancing pelaku dan mengejar korban hingga ke Desa Suka Marga. Korban yang panik karena ditinggal teman-temannya melarikan diri ke arah Heler Padi milik Hj. Taufik Andary. Disanalah terjadinya penganiayaan,” sambung Kapolres.

Kemudian dari hasil pemeriksaan, pelaku tidak mengetahui jika salanh satu rekannya menusuk korban dengan senjata tajam. Bahkan, mereka juga tidak mengetahui jika korban ditemukan sudah tak bernyawa tadi pagi.

“Dari keterangan mereka saat ini, pelaku yang masih dalam pengejaran yang berinisial AS yang melakukan penusukan. Untuk itu, saya himbau AS dan AD atau pihak keluarganya yang mengetahui untuk segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” demikian Kapolres.(spi)