Kupasbengkulu.com, Seluma – Aksi damai yang dilakukan Forum Masyarakat dan Pemuda Peduli Pilkada (FMPPP), di tuding ditunggangi  penyelenggara pemilu.

Demikian dikatakan Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) Kabupaten Seluma, Reno Andriansyah. “Saya memiliki bukti yang jelas dan akurat. Orang yang mengkoordinir ini mengatasnamakan KPU, dengan dibayar 100 000 ribu  perorang”, jelas Reno  di Seluma, Senin (2/11).

Indikasi ini tegas  Reno,  akan dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). “Saya sudah koordinasikan ke KPU, tapi belum ada tanggapan. Kalau memang KPU tidak menanggapi ini, kami akan melaporkan ke DKPP”, tegas Reno.

Sementara itu koordinator aksi damai, Julius Viky Jho yang ditemui secara terpisah, membantah kalau aksi sudah  ditunggangi. “Melihat kondisi saat ini, jelas ada tanggapan miring. Tapi belum terbukti. Faktanya, memang kami tidak memihak kekiri maupun kekanan,” jelasnya.

Anggota Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, KPU Seluma Sarjan Efendi, tidak mengetahui kebenaran tentang hal tersebut. “Saya tidak tahu soal aksi. Saya hanya terima pesan dari Panwaslu, kalau ada yang merasa dirugikan, silahkan saja menempuh proses sesuai jalurnya”, kata Sarjan.(Cee)