Kepala Desa Tanjung Besar, Jasrul Ramadhan

Kepala Desa Tanjung Besar, Jasrul Ramadhan

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Abrasi yang terjadi di sungai Air Bengkenang mengancam sawah milik warga yang berada di Desa Tanjung Besar, Kecamatan Manna. Pasalnya pematang sawah seluas 4 hektare ini sudah mulai terkikir aliran air.

“Sungai ini dekat dengan sawah warga. Belakangan air terus mengikis pematang sawah. Ini harus segera diatasi,” ujar Kepala Desa Tanjung Besar, Jasrul Ramadhan, Selasa (06/09/2016).

Dia mengatakan, pihaknya telah menyampaikan hal ini kepada anggota DPRD setempat. Sayangnya hingga saat ini belum ada solusi apapun yang diberikan.

“Kami harap di pinggir sungai yang panjangnya lebih kurang 500 meter segera dipasang pengaman. Kalau dibiarkan terus seperti ini, tidak menutup kemungkinan sawah penduduk akan terendam air sungai,” ujarnya.

Menurutnya usulan tersebut juga pernah dibahas pada Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam). Pihaknya menyampaikan agar di sepanjang sungai dapat segera dipasang tanggul penahan abrasi.

“Namun hingga kini belum juga ada. Padahal warga setempat sudah berharap agar pemerintah memasang tanggul,” tambahnya.

Lebih lanjut, bukan hanya sawah warga saja yang terancam terendam air sungai, melainkan juga belasan rumah penduduk yang ada di sekitar area sumgai.

“Dari rumah penduduk jarak sungai berjarak sekitar 10 meter lagi,” tandasnya. (ade)