Pencak silat rejang lebong

KUPASBENGKULU.com, REJANG LEBONG – Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Rejang Lebong, kembali berhasil menyabet medali, total sebanyak 4 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu dalam ajang SA Cup 2015 tingkat regional Provinsi Bengkulu baru-baru ini. Namun, dibalik itu, seperti dinyatakan oleh Pembina Atlet IPSI Rejang Lebong, T.A Sitompul, untuk keberangkatan kontingen Pencak Silat
Rejang Lebong, lagi-lagi menggunakan dana sendiri.

“Kita bahkan sempat mengemis pada beberapa donatur untuk keberangkatan kali ini,”ujar Sitompul.

Diakui Sitompul, kejadian ini bukan hanya sekali, tetapi sudah sejak 10 tahun yang lalu, sekitar tahun 2005. Sejak saat itu, para atlet pencak silat Rejang Lebong tidak pernah mendapat bantuan dana, baik dari Pemerintah Daerah (Pemda) maupun instansi terkait. Selain bantuan donatur yang mereka dapatkan secara berkeliling, para atlet juga menggunakan dana dari kantong sendiri.

“Para atlet bahkan menggunakan dana pribadi, bahkan merelakan gaji saya sendiri untuk bantuan dana mereka,”lanjut Sitompul.

Sitompul melanjutkan, Pencak Silat merupakan bela diri asli Indonesia. Namun kenyataannnya, justru pencak silat yang paling tidak diperhatikan, dibanding seni bela diri lainnya. Dalam beberapa
waktu kedepan ini, ada beberapa event lagi seperti Pra-PON, O2SN dan beberapa event bela diri lainnya.

Sitompul menegaskan, apabila bantuan dana tidak juga mereka terima, bisa jadi mereka tidak akan mengirimkan atlet pencak silat lagi.

“Kalau dana tidak juga turun, sangat berat bagi kami untuk mengirimkan atlet lagi,”lanjut Sitompul.

Ia dan para atlet pencak silat sangat berharap kedepannya perhatian pemerintah pada Pencak Silat lebih meningkat lagi. Data terhimpun, pencak silat adalah salah satu cabang olahraga yang rutin menyumbangkan medali emas, perak dan perunggu dalam setiap tahunnya.

Bahkan, setiap kontingen perwakilan provinsi Bengkulu, selalu didominasi oleh pesilat asal tanah Rejang Lebong. Hal ini yang menurut IPSI Rejang Lebong menjadi dasar, bahwa mereka sangat butuh diperhatikan untuk kemajuan pencak silat di Rejang Lebong, maupun di Bengkulu.(vai)