Bupati Lebong, Rosjonsyah

Bupati Lebong, Rosjonsyah

lebong, kupasbengkulu.com – Masih adanya beberapa Desa di Kabupaten Lebong yang realisasi PBB masih diangka Nol persen membuat Bupati Lebong, H. Rosjonsyah angkat bicara. Bupati menilai bahwa setiap Kades sebagai ujung tombak pemungut PBB harus lebih optimal dalam bekerja karena beberapa fasilitas sudah diberikan oleh pihak Pemkab Lebong.

“Salah satu fasilitas itu ya mobil KPDT. Nah gunanya untuk meningkatkan kinerja Kades terutama dalam pemungutan PBB. Jika masih ada realisasinya nol persen, mobil tersebut akan kita tarik,” tegas Bupati.

Selain Kades, Bupati juga meminta kepada para Camat yang ada harus benar-benar memaksimalkan penerimaan melalui Sektor PBB ini. Terlebih, fasilitas guna meningkatkan penerimaan PBB ini sendiri telah direalisasikan Pemkab Lebong.

“Realisasi PBB ini akan menjadi tolak ukur bahan evaluasi bagi Pemkab Lebong terhadap kinerja para Camat,” lanjut Bupati.

Diketahui hingga jatuh tempo masa pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 10 November lalu masih terdapat 22 desa yang masih nol persen realisasi PBB nya. Diantaranya adalah Suka Raja, Talang Bunut, Paya Embik, Bukit Nibung, Pelabuhan Talang Leak, Talang Leak 1, Talang Leak II, Bungin, Semelako Atas, Pagar Agung, Danau Liang, Semelako 1, Semelako 2, Semelako 4, Karang Anyar, Gunung Alam, Tanjung Agung, Bioa Sengok, Bajok, Rimbo Pengadang, Talang Ratu, dan Ladang Palembang. Sementara hannya 30 desa saja yang memenuhi realisasi PBB 100 persen sementara sisanya masih fluktuatif.(spi)