Sekretaris Presedium Persiapan Pemekaran Kabupaten Seluma, Bustan A. Dali

Sekretaris Presedium Persiapan Pemekaran Kabupaten Seluma, Bustan A. Dali

Seluma, kupasbengkulu.com – Jejak Serunting sakti atau lebih dikenal dengan Si Pahit Lidah dikabupaten Seluma bermula dari pengangkatan anak oleh puyang Perpati Sakti.

Puyang Serunting Sakti ditemukan oleh Puyang Perpati Sakti di tepi pantai dalam keadaan menangis sebab itulah rasa iba puyang Perpati Sakti timbul dan mengangkat Serunting Sakti menjadi anak angkat.

Kedidayaan puyang Serinting Sakti kian disegani lantaran dia merupakan anak angkat dari Puyang Perpati Sakti seorang tokoh yang telah memberi nama Kabupaten Seluma.

Setelah beranjak dewasa Puyang Serunting Sakti memutuskan untuk pergi meninggalkan Seluma dan pada saat itu dia memotong jari tengah tangannya untuk di makamkan di puncak yang paling tinggi.

“Potongan tangan Puyang Serunting Sakti di bungkus dengan tikar kemudian dimakamkan di puncak paling tinggi di kawasan Margo Semidang Bunga Mas, saat ini tempat keramat tersebut dikenal dengan Puncak Padang Periangan,”Ungkap Sekretaris Presedium Persiapan Pemekaran Kabupaten Seluma Bustan A. Dali Jumat (5/12/2014).

Makam yang merupakan pesan Puyang Serunting Sakti agar masyarakat Seluma terus mengingatkannya saat ini makam tersebut dikeramatkan.

“Ada banyak warga yang meminta ditinggikan derajatnya, kalau mau mencaleg atau minta segera dapat jodoh, sekedar meminta petunjuk dan bernazar kemudian jika dikabulkan nazar tersebut harus dibayar,”jelas Bustan.

Namun kata Dia, jika ingin berkunjung ke lokasi pemakaman tersebut harus mempunyai niat yang lurus tidak diperbolehkan berkata kotor dan tidak di larang sombong jika itu dilanggar maka akan ada musibah yang menimpa dikemudian hari.(cee)