Ilustrasi

Ilustrasi

KUPASBENGKULU.com, SELUMA – Bantuan Keredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) di Dinas Pertanian Perternakan dan Perkebunan yang bekerja sama dengan pihak BRI cabang Tais rawan manipulasi, pasalnya bantuan uang tunai yang diperuntukan pengembangan ternak sapi yang diajukan kelompok.

“Kelompok ternak sapi yang mengajukan proposal tidak mempunyai banyak sapi, saat tim survei datang mereka meminjam sapi tetangga agar disetujui tim survei dengan dana yang besar,” beber Warga Kota Agung Kecamatan Seluma Timur, Wawan, Senin (29/6/2015).

Wawan menambahkan penerima KKPE tersebut bisa bersifat kelompok maupun perorangan.

“Usai pencairan dana KKPE ada yang membeli kebun atau mobil, bukan diperuntukan sesuai dengan apa yang diajukan diproposal,”terangnya.

Terpisah, Kadis Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Seluma, Rusman Efendi melalui Kabid Perternakan Zuraini mengatakan, bahwa bantuan tersebut diajukan melalui dinas terkait dengan kucuran dana bertahap.

“Dibantu untuk pembuatan kandang, pembelian sapi baru untuk pembelian obat, pinjaman maksimal Rp 100 juta, kalau kelompok 10 orang bisa Rp 1 miliar,” jelas Zurai.

Zurai mengatakan, jika memang sudah tidak layak dibantu pihaknya akan merekomendasikan agar distop.

Jika memang ada ya itu resiko dimereka, bank bisa stop Kalau memang sudah tidak layak dibantu tentu akan kita rekomendasi,” pungkasnya.(cee)