RIswan berangapan itu hanya soal koordinasi dan informasi saja, para atlit tak disambut.

RIswan berangapan itu hanya soal koordinasi dan informasi saja, para atlit tak disambut.

Kupasbengkulu.com, Bengkulu– Atlit tenis meja pulang tak dijemput, pergi tak diantar. Padahal keberangkatan mereka ke Menuju Bandung Jawa Barat, mengikuti Pra PON XIX September 2016 mendatang. Tentunya untuk mengharumkan nama Provinsi Bengkulu.

Melihat kejadian yang dapat mempengaruhi mental dan psikologi para atlit, Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI), Provinsi Bengkulu, Riswan Very memaklumi hal tersebut. Mungkin ini hanya soal koordinasi antara pihak Pemda dan PTMSI.

“Tentunya kedepan akan kita jalin komunikasi yang baik antara kedua belah pihak”, jelasnya, Senin (26/10) di kantornya Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Tak hanya itu, dirinya juga berharap berbagai pihak memberikan apresiasi , untuk penyemangatan para atlit, yang notabene tim beregu putra dapat lolos pra PON untuk menuju PON mendatang. (bb)