Jalan Rejang Lebong

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Proyek lanjutan pembangunan Jalan tembus Desa Bandung Marga, Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) menuju ke Desa Talang Sumpel, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong senilai Rp 3 Miliar dari dana APBD Kabupaten dikeluhkan warga.

Pasalnya, aspal yang baru dibangun bulan Juni 2015 lalu sudah rusak sebagiannya. Beberapa lapisan hotmix bahkan sudah mulai mengelupas, pertanda kualitasnya tidak baik.

Warga setempat wajar saja mengeluh. Betapa tidak, jalan ini diharapkan akan menjadi sentra transportasi hasil perkebunan dan pertanian dari wilayah setempat. Oleh karena itu, beberapa warga dengan rela menghibahkan tanahnya untuk dibangun jalan.

Sayangnya, jalan yang dibangun pada tahun 2014 itu terhenti pada awal 2015, sedangkan jalan baru sebatas dihampar dengan batu kerikil saja.

“Janjinya, dilanjutkan lagi pada Juni 2015 dan akan selesai pada akhir 2015, sedangkan kenyataannya, selain tidak selesai, aspal yang sudah dipasang malah banyak mengelupas,” kata Hadi (34) warga setempat pada jurnalis, Senin (4/1/2016).

Bupati terdahulu, lanjut Hadi, berjanji menuntaskan pembangunan jalan yang dikerjakan oleh CV Alexander ini. Oleh sebab itu, harapan warga sangat besar terhadap pembangunan jalan ini.

“Tetapi, kami sangat kecewa dengan kondisi pseperti ini. Sebab, pembangunan jalan ini sudah dilakukan sejak tahun 2007 lalu, mulai dari pembukaan badan jalan hingga pengaspalan Hotmix,” ujar Hadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum setempat, M Zilzal melalui Kabid Bina Marga, Akhyar saat dikonfirmasi mengatakan kendati telah habis masa kerja, namun CV Alexander masih diberi perpanjangan waktu selama 50 hari terhitung dari tanggal habis masa kontrak.

“Dengan tambahan 50 hari tersebut, kami masih meyakini bahwa, pengerjaannya tersebut akan selesai,” kata Akhyar. (vai)