kupasbengkulu.com, Seluma – Aril Bawah lima tahun (Balita) yang baru berusia 20 bulan buah hati pasangan suami istri (Pasutri) Riham dan Hudia warga Desa Taba Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma diduga mengalami gizi buruk pasalnya kondisi balita mengalami pertumbuhan tidak normal dengan berat badan dibawah garis merah.

Camat Talo Kecil Sukran Efendi mengatakan sudah mengetahui kondisi balita yang diduga mengalami gizi buruk dan pihaknya telah menyarankan kepada pihak keluarga untuk segera berobat.

“Sebenernya belum bisa dikatakan gizi buruk, tapi sudah mengarah karena berat badan dibawah garis merah,” kata Sukran melalui telepon genggamnya, Jumat (6/11).

Pihaknya, kata dia, telah turun langsung ke rumah balita tersebut namun karena kondisi keluarga tergolong miskin sehingga menyebabkan Aril kekurangan asupan gizi makanan.

“Saya bersama tim kesehatan sudah kesana, sudah memberikan bantuan berupa makanan dan sudah saya sarankan agar Aril dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Diketahui Aril merupakan anak bungsu dari 7 bersaudara tergolong dari keluarga yang kurang mampu sehingga untuk berobat tidak ada biaya.

“Memang dari keluarga kurang mampu dianjurkan ikut posyandu saja tidak hadir,” tambah Camat.

Sukran mengakui turut perihatin atas kondisi keluarga Aril namun dia mengakui sejauh ini data masyarakat miskin di daerah itu luput dari pantauan.

“Rencananya hari ini saya mau ke dinas sosial namun karena kadisnya tidak masuk terpaksa saya tunda sampai hari senin, mudah-mudahan ada solusi,” harapnya.

Sejauh ini pihak Puskesmas Talo Kecil terus melakukan pemantauan terhadap kondisi balita, selain memberikan bantuan pengobatan juga memberikan bantuan makanan untuk membantu kondisi Aril.

“Dari awal memang sudah ditangani oleh bidan setempat, dan pihak puskesmas sudah bekerja, selanjutnya nanti saya juga akan koordinasi ke dinas kesehatan,” tutur Camat.(cee)