SPBU Muara Aman

Lebong, kupasbengkulu.com – Diturunkannyaya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah per tanggal 1 April 2016, menyebabkan antrian panjang pada satu-satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.391.30 Muara Aman.

Bahkan antrian telah terjadi sejak pagi sebelum gerbang SPBU dibuka dan berlanjut hingga menjelang Salat Jumat.

Tak hanya kendaraan roda dua, namun jua roda empat, kendaraan bak terbuka membuat antrian mengalami peningkatan dari hari-hari sebelumnya.

Pengelola SPBU Muara Aman, Cendra  mengatakan, meski terjadi antrian, stok BBM terutama Premium sebanyak 12 ton dan Pertamax sebanyak 3,5 ton masih mencukupi untuk kebutuhan hari ini.

Hanya saja stok BBM sebanyak jenis solar sudah habis sekitar pukul 10.00 WIB tadi.

“Walaupun terjadi peningkatan penjualan, tapi stok Premium dan Pertamax yang ada masih bisa mencukupi untuk hari ini. Hanya saja stok solar kita sudah habis sejak pukul 10.00 WIB tadi,” kata Cen.

Sementara itu, salah seorang konsumen, Meki mengapresiasi kinerja pemerintah yang menurunkan harga BBM.

Namun, ia juga mengharapkan dengan turunnya harga BBM tersebut dapat dibarengi dengan turunnya harga sembako, tarif angkot dan lain-lain.

“Ya alangkah baiknya kalau turunnya harga BBM ini juga diikuti dengan turunnya harag sembako, termasuk tarif angkot,” ujar Meki.

Sisi lain, hal yang berbeda dialami oleh salah satu pengecer BBM, Nining yang berada di Kelurahan Amen. Walaupun harga eceran juga ikut turun, namun masih sepi dari pembeli.

“Kita juga ikut menurunkan harga yang sebelumnya Rp 8.500 menjadi Rp 8.000 per liter. Tapi eceran masih sepi dari pembeli,” cetus Nining.

Berikut harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang baru per 1 April 2016. Premium dari Rp 6.950 menjadi Rp 6.450 per liter, Pertamax Rp 8.200 menjadi Rp 8.000 per liter sedangkan Solar dari Rp 5.650 menjadi Rp 5.150 per liter.(spi)