Lebong, Kupasbengkulu.com – Direktur PDAM Tirta Tebo Emas (TTE) Kabupaten Lebong, Drs. Sofian Razik PDAM berhentikan gaji dua karyawan dan satu orang lainnya dirumahkan.

Tindakan itu dilakukan direktur, dengan dalih untuk menjadikan PDAM TTE sebagai perusahaan yang sehat. Selain meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan, PDAM juga tetap melakukan pembenahan intern.

“Sudah dua orang yang gajinya kita berhentikan. Ini merupakan salah satu bentuk, guna menjadikan perusahaan PDAM TTE menjadi perusahaan yang sehat. Tentunya bermuara terhadap peningkatan pelayanan kepada pelanggan,” ujar Sofian.

PDAM TTE kini terus melakukan upaya pembenahan, guna meningkatkan pendapatan perusahaan. Salah satunya dengan melakukan penertiban yang kini sudah berlangsung pada Kecamatan Uram Jaya, dua bulan terakhir ini. Tentunya ini akan dilakukan hingga keseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lebong.

“Sudah dua bulan terakhir kita masih melakukan penertiban di wilayah Uram Jaya. Banyak pelanggaran yang kita temukan. Mulai dari pelanggan yang menunggak retribusi, sambungan ilegal yang dipasang tanpa pemberitahuan ke perusahaan, hingga sambungan yang tidak menggunakan water meter,” jelasnya.

Dalam melaksanakan penertiban yang sekaligus dilakukan untuk mendata ulang pelanggan, pihaknya didampingi oleh anggota TNI dan Polri. Masyarakat prinsipnya mempunyai itikad baik. Mereka yang selama ini menyambung secara ilegal, berjanji akan secepatnya melakukan pengurusan pemasangan.

“Kita masih melakukan penertiban secara persuasif terhadap pelanggan-pelanggan yang ilegal maupun tanpa water meter. Pembenahan akan tetap kita lanjutkan, demi kemajuan perusahaan,” ungkap Sofian.(spi)