Kepala BI

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Bambang Himawan menyatakan Provinsi Bengkulu masih memiliki waktu untuk membenahi sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terutama untuk menghadapi persaingan pasar bebas ASEAN.

Karena menurutnya daerah ini bukan merupakan pintu masuk utama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), sehingga dapat digunakan untuk menghadapi kompetitor dari luar negeri.

“Bengkulu merupakan pintu masuk kedua para kompetitor luar negeri khususnya MEA ini, jadi kita masih memiliki waktu untuk membenahi sektor UMKM ini,” kata Bambang Himawan pada Selasa (15/03/2015).

Salah satu cara yang cukup efektif dalam meningkatkan giat usaha para pelaku RMKM adalah dengan mencintai dan mengonsumsi produk lokal itu sendiri sehingga rotasi ekonomi masyarakat dapat berjalan terus menerus.

“Kita kemabalikan orientasi pangan lokal yakni misalnya dengan mengonsumsi pangan lokal itu sendiri,” demikian Bambang. (bii)