Wagub Kunker ke Lebong

kupasbengkulu.com, Lebong – Kunjungan kerja (Kunker) Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan Bahtiar Najamudin dalam rangka mensukseskan Pilkada Damai dan dilanjutkan dengan Dialog Pembangunan disambut oleh amarah Carateker Bupati Lebong, Ir. H. Khalid Agustin.

Bukan tanpa sebab, kemarahan carateker tersebut dipicu oleh absennya beberapa camat serta pejabat SKPD pada kunker Wagub yang merupakan agenda Pemerintah Provinsi tersebut.

Bahkan kegeraman carateker itu disaksikan langsung oleh Wagub dan SKPD serta Kades se Kabupaten Lebong yang hadir.

Acara yang berlangsung di Aula Setdakab Lebong itu merupakan agenda Pemprov yang menjadi kewajiban moral dan konstitusional Gubernur ataupun Wakil Gubernur untuk menyampaikan dan memastikan pilkada di Provinsi Bengkulu tidak terkecuali juga Kabupaten Lebong berlangsung aman dan damai.

“Kita ada 12 Kecamatan, yang menghadiri hanya 7 Camat, termasuk pejabat SKPD juga banyak tidak hadir tanpa keterangan yang jelas. Benar-benar mau dimutasikan mereka ini, tanpa keterangan kok tidak hadir dalam agenda pemerintah provinsi demi pembangunan Lebong,” tegas Khalid dalam sambutannya, Selasa (6/10/2015).

Kemudian, dalam sambutannya Wakil Gubernur Bengkulu, Sultan Bahtiar Najamudin mengatakan, Kunker yang dilaksanakan di Kabupaten Lebong ini tidak ada kaitannya dengan Kampanye.

“Disini saya tidak mempunyai kepentingan lain selain melaksanakan agenda Pemprov. Sebagai Wagub saya mempunyai kewajiban untuk menyampaikan dan memastikan Pilkada di Kabupaten Lebong ini nanti berlangsung damai,” ujar Sultan.

Bersamaan dengan acara ini juga, lanjut Sultan ada sesi dialog pembangunan yang tentunya penting kegiatan diikuti oleh seluruh Kades, Camat serta jajaran Pemkab Lebong. Namun sayangnnya banyak pejabat maupun Kades tidak hadir.

“Saya hanya ingin memastikan saja, bahwasannya realisasi DD di Kabupaten Lebong ini berjalan baik. Kenapa demikian, program pusat ini adalah uji coba dan Kades serta pejabat pemerintah wajib tahu dan memahami peruntukannya guna program yang berlipat ganda kedepan. Karena Negara sangat berharap banyak peran kades serta pemerintah daerah dalam pembangunan,” demikian Wagub.(spi)