kupasbengkulu.com, lebong – Senin (31/8/2015) sekitar 53 Ha lahan di Kabupaten Lebong terbakar. Hal tersebut diduga akibat musim kemarau yang tengah dialami beberapa daerah di Indonesia termasuk Kabupaten Lebong.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebong, kebakaran terjadi di empat titik yang berada di tiga kecamatan di Kabupaten Lebong dihari yang sama.

Kepala BPBD Lebong, Drs. Syamsul Bahri mengungkapkan 53 hA tersebut terdapat di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Pinang Belapis tepatnya di Desa Pal Delapan seluas 20 hA, Desa Tambang Sawah 10 hA, Kecamatan Lebong Utara tepatnya di Desa Kampung Gandung seluas 3 hA serta Kecamatan Topos di Desa Talang DOnok seluas 20 hA.

“Kebakaran lahan diketahui mulai pukul 13.00 WIB di Kecamatan Pinang Belapis dan ketika mengetahuinya, kami langsung menuju lokasi dan memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ungkap Syamsul.

Syamsul kemudian mengimbau kepada semua masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok ataupun benda yang dapat memicu timbulnya api sembarangan. Karena pada saat musim kemarau seperti saat ini, hal tersebut sangat rentan memicu terjadinya kebakaran.

“Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat berakibat fatal seperti yang terjadi hari ini (Senin, red),” lanjut Syamsul.

Di Tempat lain, kebakaran juga terjadi di Kecamatan Topos menghanguskan 20 hA lahan kopi di daerah tersebut. Camat Rimbo Pengadang, Panderpin yang datang ke lokasi pada saat kejadian mengungkapkan kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.

“Mengetahui kabar tersebut, saya langsung menuju lokasi. Benar saja api sangat besar dan cepat membakar lahan kebun kopi milik warga. Warga di tiga desa di Kecamatan tersebut ikut membantu memadamkan api,” demikian Panderpin.(spi)