kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Hingga bulan September 2015, tercatat sudah dua orang warga Rejang Lebong yang meninggal dunia lantaran terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sedangkan untuk jumlah pengidap penyakit tersebut di Rejang Lebong, tercatat sudah mencapai angka 151 orang. Hal inilah yang menyebabkan Dinas Kesehatan (Dinkes) rejang Lebong akhirnya melakukan penyebaran bubuk Abate di wilayah Curup TImur, Rabu (23/9/2015).

“Ribuan bubuk Abate kita bagikan ke dua kelurahan diwilayah Curup Timur,” ungkap Kepala Dinkes Rejang Lebong, Agung Gunawan CP melalui Kabid P3LM, Nunung Tri Mulyanti pada kupasbengkulu.com.

Dipilihnya wilayah Curup Timur sebagai tujuan disebabkan wilayah tersebut memegang angka tertinggi untuk jumlah penyakit DBD.

Bahkan, salah satu dari yang meninggal adalah warga Kecamatan tersebut. Oleh karena itu, wilayah tersebut dipilih sebagai wilayah yang menjadi tujuan utama pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aides Aigepty ini.

“Menjadi tujuan utama, sebab wilayah ini adalah wilayah Endemik DBD,” lanjut Nunung.

Nunung menambahkan, musim pancaroba seperti saat ini adalah musim yang baik bagi nyamuk penyebab DBD ini.

Oleh sebab itu, ia menghimbau agar warga Curup dan sekitarnya dapat mencegah perkembangbiakan nyamuk ini dengan cara 3M, yakni mengubur, membersihkan dan menguras tempat penampungan air.(vai)