Halid

KUPASBENGKULU.com, REJANG LEBONG – Melihat nilai diatas kertas, sepertinya akan sulit bagi para pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Rejang Lebong periode mendatang untuk memenuhi kekurangan dukungan mereka.

melihat dari data, hanya ada dua paslon yang mampu memenuhi kekurangan dukungan tersebut. Pasalnya, berdasarkan keputusan KPU sebelumnya, jumlah kekurangan dukungan untuk tahapan kedua kan dikali dua bila ingin lolos.

Dengan demikian, Paslon Anom Chan dan Joni Tan yang memiliki kekurangan dukungan sebanyak 10.662, wajib memenuhi sebanyak 21.324 dukungan. Paslon Arullah Jambak dan Heri Purwanto yang memiliki kekurangan dukungan sebanyak 1.466 wajib menambah lagi sebanyak 2.932 dukungan.

Paslon Mardiono dan Hardiyan, dengan total kekurangan dukungan sebanyak 12.848, wajib menambah 25.696 dukungan untuk lolos. Paslon M Syafik dan Sutisnak dengan total kekurangan dukungan terbanyak, yakni 15.496 berarti wajib menambah sebanyak 30.992 dukungan.

“Sedangkan paslon Hijazi dan Iqbal Bastari, yang total kekurangannya sebanyak 2.782 berarti harus menutupi kekurangan dukungan dengan jumlah tersebut dikali dua, yakni 5.546,” jelas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong, Halid Syaifullah

Seandainya, lanjut Halid, apabila ada tim dari salah satu paslon yang meragukan hasil ini, kemudian menggugat KPU, tentu pihaknya sudah bersiap.

Menurut Halid, data dari PPK, PPS dan lain-lain sudah benar-benar dirapikan, sehingga akan sangat membantu apabila gugatan tersebut sampai ke PTUN.

“Tentu, saat ini kita sudah menyiapkan diri, seandainya nanti akan ada gugatan dari salah satu paslon,” tegas Halid.

Halid juga menyatakan bahwa instansi yang dipimpinnya sudah menyiapkan segala hal, apabila kedepannya akan ada salah satu kandidat yang menggugat hasil vertual ini.

Selain itu, Halid juga menyatakan bahwa masih ada tambahan waktu lagi yang diberikan untuk kelima paslon dari jalur independen untuk memperbaiki jumlah dukungan mereka.

“Ini baru tahap pertama, di tahap selanjutnya, kita memberi mereka waktu untuk memperbaiki, dalam hal ini menambah jumlah dukungan mereka,” pungkas Halid. (vai)