Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Meskipun dinyatakan surplus beras dengan hasil produksi yang terus meningkat, ternyata masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong non-petani terus tercekik dengan harga beras yang semakin melambung.

Terakhir, harga jual beras jenis IR berada di angka Rp 9.345 per kilogram (Kg). Dieceran, harga beras tersebut bahkan mencapai Rp 12.000 rupiah.

Dibandingkan sebelumnya, pada akhir tahun 2012, beras IR dihargai sebesar Rp 8.875 per kilogram. Harga tersebut meningkat ke angka Rp 9.125 per kg. Harga tersebut merupakan harga jual dari petani pada distributor atau heler beras.

Untuk beras lokal Rejang Lebong, harga jual beras lebih murah, yakni Rp 9.150 per kg. Jumlah itu juga meningkat, dari sebelumnya Rp 8.563.

Angka ini didapat dari hasil survey oleh Badan Pusat Statistik Rejang Lebong, hingga Februari 2015.

Kepala BPS Rejang Lebong, Marwansyah menyatakan, trend harga beras terus menerus naik. Namun, meskipun ikut meningkat, harga beras lokal masih jauh lebih terjangkau dibanding beras dari luar.

”Saya menyarankan untuk konsumsi beras lokal, karena harganya jauh lebih murah, dengan kualitas sama,” pesannya.(vai)