Seluma, kupasbengkulu.com – Masyarakat di Desa Napal Jungur Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma mengakui kerap melihat harimau muncul di daerah itu, kemunculan harimau tersebut terjadi sejak setahun terakhir ini namun kemunculan harimau belum membuat resah masyarakat di daerah itu.

“Saya sudah pernah bertemu beberapa kali bahkan dengan jarak yang tidak terlalu jauh tapi harimau tersebut langsung pergi,”Pengakuan Dewi Warga Napal Jungur, Senin (18/10/2015).

Dia menambahkan menurut orang tuanya beberapa tahun yang silam pernah terjadi harimau memasuki kampung dan memakan ternak warga.

“Dulu memang pernah membuat resah masyarakat namun untuk saat ini belum meskipun sudah kerap muncul,”Ujarnya.

Dia berharap agar pihak BKSDA Bengkulu mengambil langkah cepat sebelum ada korban jiwa ataupun korban ternak warga.

“Kalau harimau sudah merasa terusik tentu akan berakibat fatal, kami berharap agar tidak terjadi konflik antara manusia dan harimau,”Harapnya.

Sejak setahun terahir ini banyak harimau sumatera turun gunung dan memasuki pemukiman warga di Kabupaten Seluma hal tersebut terjadi diduga karena maraknya penggundulan hutan lindung, cagar alam , taman buru maupun hutan konservasi.(cee)