Pertemuan komite adhoc

sumber : istimewa

Olahraga, kupasbengkulu.com – Kegembiraan Prince Abdullah bertambah setelah dilaporkan juga oleh ketua komite Ad Hoc bahwa dirinya sebelum bertolak ke KL pagi tadi ditelpon Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK).

(baca juga : Komite Adhoc Reformasi PSSI “Menahan” Langkah FIFA ke KLB)

“Kami akan dipertemukan dengan Menpora untuk menyelesaikan masalah ini. Mudah-mudahan hasil pertemuan dengan Pak JK dan Menpora menghasilkan langkah bagus, ” tukas Agum yang ditemani anggota Ad Hoc M.Nigara dan penasehat khusus Dali Tahir.

Prince menyambut laporan itu dengan senyum sambil bergumam: “Alhamdulillah, semoga kabar yang baik,” sambut Prince Abdullah seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Bahkan Mariano menegaskan, jika pemerintah Indonesia memang serius mau mencabut pembekuan, maka AFC akan memberi hadiah khusus untuk Indonesia yakni menjadi tuan rumah Piala Suzuki, November mendatang. “Sungguh kami benar-benar berharap agar pembekuan itu segera dicabut,” tegas Mariano.

Bahkan Sanjivaan menambahkan, begitu kabar pencabutan pembekuan, maka otomatis suspend FIFA akan dicabut. “Saya pastikan itu!” katanya.

Sementara itu, di kesempatan lain, Agum juga bertemu dengan Syekh Akhmad, Presiden OCA. Dalam dialog keduanya, Syekh Ahmad menegaskan Asian Games tidak mungkin tanpa sepakbola. “Belum pernah ada Asian Games tanpa sepak bola,” tegas Ahmad.

Lagi-lagi Agum berhasil membujuk Syekh Ahmad agar memberi tahu pemerintah Indonesia situasi tersebut. Dan Syekh Ahmad berjanji akan membantunya.

Dalam kesempatan yang sama pula, Syekh Salman melalui Sekjen AFC, Windsor mengatakan: “PSSI tidak bersalah, jadi segeralah diselesaikan pembekuannya.”

Harapan dari Salman dan Prince Abdullah segeralah pemerintah berkolaborasi dengan komite Ad Hoc. “Saya percaya pemerintah Indonesia mau serius,” tambah Prince Abdullah.(coy)