Jumat, Januari 28, 2022

Ini Arahan Presiden Jokowi kepada seluruh Kepala Daerah terkait COVID-19

Baca selanjutnya

Kupas News – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan Pengarahan terhadap seluruh Kepala Daerah se- Indonesia terkait pandemi Covid-19, secara virtual, di Istana Negara Jakarta, Senin (25/10).

Ada beberpa poin penting yang ditekankan Presiden Jokowi kepada seluruh Kepala Daerah serta  Pangdam dan Kapolri.

Pertama, Presiden Jokowi menekan untuk terus mensosialisaikan disiplin protokol kesehatan, meskipun kasus  Covid-19 di Indonesia sudah menurun dan sudah di bawah standar WHO (Organisasi Kesehatan Dunia).

“Ini artinya pada posisi yang baik dan posisi yang rendah. Tapi saya ingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir,” sebut Presiden Jokowi, yang disiarkan secara virtual.

Namun di samping itu, Presiden mengingatkan bahwa tren kenaikan kasus Covid-19 terjadi di beberapa negara besar.

“Inilah yang mengingatkan kita harus pada posisi hati-hati dan waspada, karena dunia dihadapkan pada ketidakpastian,” jelasnya.

Naiknya kembali kasus di beberapa negara besar itu disebabkan tiga hal yaitu, cepatnya relaksasi yang tanpa tahapan-tahapan.

Kemudian, lanjutnya, karena masalah protokol kesehatan yang tidak disiplin lagi. Dan ketiga, karena pembelajaran tatap muka.

“Ketiga hal ini kita harus hati-hati. Saya harapkan kepada gubernur, walikota, bupati dan Forkopimda untuk waspada, sehingga kejadian di negara lain tidak terjadi di sini,” ingatnya.

Poin selanjutnya, Presiden Jokowi mengingatkan untuk mempercepat vaksinasi dan terus mematuhi protokol kesehatan.

“Saya minta gubernur, Pangdam, Kapolda untuk mengingatkan pada  bupati, walikota, Polres dan Danrem juga Dandim agar tetap tingkatkan kewaspadaan untuk meningkatkan tracing dan testing dan juga tes betul-betul kontak eratnya dengan siapa,” tegas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi mengingatkan untuk terus mengejar dan mempercepat vaksinasi, karena sudah 237 juta dosis vaksin yang telah dikirim ke daerah-daerah.

“Saya ingatkan daerah yang vaksinasinya masih rendah di bawah 50 persen untuk mengejar agar di bulan November ini di atas 50 persen dan di atas 70 persen diakhir tahun ini,” ujarnya.

Di poin terakhir, Presiden Jokowi mengingatkan untuk terus waspada terjadinya gelombang ketiga terlebih dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.

“Ini yang harus kita ingatkan agar Natal dan Tahun Baru untuk tidak kemana-mana untuk menghindari penyebaran COVID-19 dan datangnya gelombang ketiga. Inilah peran Pangdam, Polda, Polres untuk mensosialisaikan karena ini sangat-sangat penting,” tegasnya.

Menanggapi arahan Presiden Jokowi tersebut, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan, capaian vaksinasi terus dikejar dengan mengeluarkan surat edaran gubernur untuk bupati dan walikota agar dapat menggerakkan seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda untuk melakukan vaksinasi massal.

“Sekali lagi ini betul-betul harus sampai target yang telah ditetapkan. Dalam waktu dekat kita juga akan turun ke Kabupaten Rejang Lebong untuk melakukan vaksinasi massal,” kata Gubernur Rohidin, usai mendengarkan arahan Presiden Joko Widodo secara virtual, di Gedung Daerah.

Editor: Freddy Watania

- Advertisement -

Genap Setahun, Kapolri Usung Semangat Transformasi Polri yang Presisi

Kupas News, Jakarta – Jenderal Listyo Sigit Prabowo genap menjabat satu tahun menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), hari ini, setelah dilantik oleh...

Pemkot Bengkulu Raih Predikat Standar Kepatuhan Pelayanan Publik

Kupas News, Bengkulu – Ditahun 2021, standar pelayanan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali meraih piagam penghargaan predikat kepatuhan tinggi standar pelayanan publik dari Ombudsman...

Dua dari Tiga Pelaku Curanmor di Seluma Masih Dibawah Umur

Kupas News, Seluma – Tiga orang tersangka berinisial RP (17) , AL (17) dan DH (20) terlibat Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Ketiganya merupakan warga...

Gubernur Rohidin Pastikan Alokasi Dana KUR Sentuh Industri Kecil

Kupas News, Bengkulu – Provinsi Bengkulu kembali mendapatkan penambahan alokasi kuota Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Pemerintah Pusat yang akan disalurkan melalui Bank Himbara...

Bengkulu Masuk 10 Besar Nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Kupas News, Bengkulu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu berhasil mendapatkan predikat Baik dengan perolehan nilai 2,79 di atas Provinsi Jawa Tengah yang mendapatkan nilai...

Terbaru