Rejang Lebong, kupasbengkulu.com – Beberapa waktu terakhir, Kabupaten Rejang Lebong terus diganggu banjir dadakan dibeberapa titik. Akibat banjir ini, beberapa infrastruktur seperti jalan, penutup selokan hingga pembatas pinggir jalan sudah banyak yang rusak.

Dibeberapa daerah lainnya, beberapa rumah tergenang air hingga menimbulkan kerusakan pada beberapa properti rumah. Parahnya, dibeberapa tempat lain, kejadian banjir ini juga membuat beberapa titik persawahan menjadi rusak.

Setelah ditelusuri, selain hujan dengan curah yang tinggi terus mengguyur Rejang Lebong, ditambah lagi sejumlah titik drainase memang benar tersumbat. Selain tersumbat karena banyaknya sampah diselokan, dibeberapa titik rawan banjir dadakan, seperti areal Air Sengak dan Talang Rimbo Baru, ditemukan saluran drainase juga berukuran kecil sehingga tidak sanggup menampung air. Hal itu diungkapkanh oleh kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, Masdar Helmi pada kupasbengkulu.com, Senin (02/03/2015).

“Saluran drainase dibeberapa titik perlu diperhatikan. Selain sampah menumpuk, ada juga beberapa yang kecil kapasitas tampungan airnya,” ungkap Masdar.

Sementara itu, warga Jalan Taman Siswa, Iwan (38) menyatakan, setiap hujan datang maka rumahnya akan tergenang air. Pasalnya, saluran drainase didepan rumahnya belum pernah diperbaiki lagi.

Terakhir, lanjutnya, perbaikan terhadap saluran drainase depan rumahnya adalah sekitar 30 tahun yang lalu.

“Belum pernah tersentuh perbaikan, sejak 30 tahun yang lalu,” tegas Iwan.

Selain itu, tentang keluhan ini sudah sering disampaikan ke pihak pemerintah daerah, melalui Kelurahan dan Kecamatan. Namun, sampai saat ini, belum ada realisasinya.

“Kalau hujan, hanya butuh waktu satu jam saja dan tidak berhenti, dipastikan rumah kami akan segera tergenang,” pungkas Iwan.(vai)