Sekda BS

Sekdakab Bengkulu Selatan, Rudi Zahrial

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bengkulu Selatan Rudi Zahrial mengatakan, jika jaminan kesehatan gratis bagi warga miskin belum tepat sasaran. Pasalnya, masih ditemukan warga miskin yang tidak masuk dalam program pemerintah ini.

Sementara jumlah penerima kartu jaminan kesehatan baik Jamkesmas, Jamkesprov ataupun Jamkesda terdata 79.875 jiwa dan berdasarkan data BPS jumlah warga miskin BS hanya 33.700 jiwa.

”Seharusnya dengan total kartu jaminan kesehatan yang ada maka pada saat pelaksanaan tidak akan ada masalah. Tidak akan ada lagi warga miskin yang tidak bisa berobat, karena tidak mampu membayar karena semuanya sudah terakomodir. Jika merujuk pada data dari BPS, penerima kartu jaminan ini lebih banyak warga yang ekonominya terkategori mampu karena warga miskin hanya 33.700,” ungkap Rudi.

Dijelaskan Rudi, warga miskin penerima kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang biayanya ditanggung oleh APBD Bengkulu Selatan jumlahnya sebanyak 7.602 jiwa. Penerima jamkesda ini adalah warga BS yang belum terakomodir dalam Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang dibiayai dari APBN.

Penerima Jamkesmas di BS mencapai sekitar 67.406 jiwa, sedangkan penerima Jaminan Kesehatan Provinsi (Jamkesprov) yaitu warga miskin BS yang tidak terdata baik sebagai penerima jamkesmas ataupun jamkesda dan jumlahnya mencapai 4.867 jiwa.

”Kita heran masih ada warga miskin belum masuk, padahal jika merujuk pada data BPS ada sekitar 46.175 warga BS yang terkategori mampu masuk dalam jaminan kesehatan gratis. Karena itu saya minta camat, kades lurah melakukan evaluasi bagi penerima ini karena merekalah yang lebih tahu warganya,” tutup Rudi.(tom)