Lebong jalan rusak

Jalan ini dikeluhkan warga Kabupaten Lebong

Lebong, kupasbengkulu.com – Pembangunan atau peningkatan jalan milik provinsi mulai dari Desa Pelabuan Talang Leak hingga Desa Talang Kerinci yang menghabiskan dana sebesar Rp 1.893.476.000 yang dikerjakan CV. Raja Mandiri tampaknya hanya menjadi keluhan bagi pengguna jalan.

Jika sebelumnya masyarakat mengeluhkan debu, akibat jalan yang tak kunjung dikerjakan. Kali ini jalan yang sudah diaspal kembali dikeluhkan karena permukaan jalan yang tidak merata alias bergelombang. Bahkan, hal ini menjadi perhatian anggota DPRD Lebong periode 2014-2019, M. Evandri.

“Sebelumnya jalan yang didepan puskesmas pelabuan talang leak dibongkar karena jalannya bergelombang. Nah, sekarang kok jalan yang dibangun sekarang juga bergelombang. Inikan artinya percuma saja jalannya kemaren dibongkar kalau pembangunannya tetap saja bergelombang, ” jelas Evandri.

Dirinya mengharapkan agar pembangunan jalan tersebut dapat segera diselesaikan oleh pihak rekanan. Apalagi hingga saat ini baru satu sisi jalan yang baru dikerjakan, sementara sisi jalan yang lainnya masih dalam kondisi rusak. Hal ini tentunya menimbulkan polusi debu yang sebelumnya dikeluhkan oleh masyarakat.

“Selain membangun, tentunya kita harapkan pihak rekanan juga memperhatikan kualitas jalan yang dibangun. Sehingga dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jangan sampai jalan yang dibangun tetap saja bergelombang dan terkesan asal-asalan, ” demikian Evandri. (spi)