Witoooo

Kajari Bengkulu Wito

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Wito, bakal terjun ke lokasi untuk mengecek pengerjaan pengerukan Pelindo, yang saat ini diduga telah melakukan tindak pidana korupsi.

Namun, dari pernyataannya, Wito belum dipastikan kapan dia langsung terjun ke lokasi untuk menyelidiki pengerukan yang bernilai hingga Rp 200 miliar per tahun tersebut. Akan tetapi dipastikannya, ia segera mengecek kasus tersebut ke lokasi dalam waktu dekat ini.

“Pergi ke lokasi lebih cepat lebih lebih bagus, kita segera mungkin kita akan langsung ke lapangan,” jelas Wito, saat ditemui kupasbengkulu.com, Selasa (02/12/2014).

Lanjut dia, untuk penyelidikan kasus ini pihaknya juga bakal bekerja sama dengan Angkatan Laut (AL) dan pihak Administrator Pelabuhan (Adpel) Pulau Baai Bengkulu. Sehingga dari pengerukan yang dlakukan pihak Pelindo tersebut sesuai dengan ketentuan apa tidak.

“Kalau memang langsung menyelam ke laut, saya akan menyelam ke laut,” ungkap Wito.

Saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu telah mengumpulkan 60 persen data, dan menemukan adanya indikasi dugaan korupsi dalam pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, yang dilakukan oleh pihak Pelindo II cabang Bengkulu.

Bahkan, atas dugaan kasus korupsi anggaran pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai ini, pihak Kejari Bengkulu telah memeriksa sebanyak 14 orang saksi.

“Saya tertarik dengan kasus ini, dimana sebelumnnya saya lihat kasus ini kasus besar dan kita sudah memanggil 14 orang terkait dalam pengerukan ini,” demikian Wito.(dex)