salah satu contoh rumah warga yang mengalami rusak ringan setelah digoncang gempa 3,0 SR

salah satu rumah warga yang mengalami rusak ringan setelah digoncang gempa 3,0 SR

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepahiang, mencatat sebanyak 12 unit rumah warga dan 2 unit sarana ibadah mengalami rusak ringan akibat goncangan gempa lokal yang terjadi, Selasa (28/10/2014) sekitar pukul 08.36 WIB.

“Setelah mendapatkan laporan, kami langsung terjun ke lapangan untuk melakukan pendataan. Hasilnya, sebanyak 12 unit rumah warga dan 2 unit sarana ibadah mengalami rusak ringan,” Kepala BPBD Kepahiang Burlian melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Rieka Dwita Efrilian.

Kerusakan yang dikategorikanya ringan tersebut, lantaran hanya mengalami reta-retak pada bagian dinding dan lantai. Kondisi kerusakan itupun, dinilainya masih layak atau dapat ditempati oleh warga.

“Setelah melakukan pendataan, kami langsung menuju ke BMKG. Diketahui, gempa yang mengakibatkan kerusakan ringan pada belasan rumah warga itu berkekuatan 3,0 SR,” jelasnya.

Ia menambahkan, mengenai gempa lokal yang dimaksudkan hanya terjadi disekitar lokasi ini, anehnya belum dapat diketahui secara persis pihak BMKG.

“Soal gempa lokal itu masih diselidiki pihak BMKG,” imbuh Rieka.

Adapun nama-nama warga pemilik rumah yang mengalami kerusakan ringan setelah digoncang gempa, Yuliana (46), Rosnawati (69), Dewi (34), H Pata’ib (75), Linsumarni (55), Ali Hanafiah (69), Amrun (60), Samsul Bahri (60), Abadi (44), Gunawan (33), Heri Gustiawan (34) dan Herman (40). Sedangkan untuk 2 unit sarana ibadah, yakni mesjid Tariqatul Jannah dan Gereja Kristen Injil Indonesia (GKII).(slo)