evakuasi korban

evakuasi korban

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Pasca kejadian yang menewaskan Ari Mirat (15) pelajar SMKN 1 Curup, Kabupaten Rejang Lebong, lokasi kejadian yakni Bendungan Trokon, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten setempat menjadi mencekam. Sebab, berdasarkan penuturan Asmawi, warga Setempat, Bendungan tersebut memang sudah banyak menelan korban jiwa.

“Sejak selesai dibangun pada tahun 1984 silam, memang sudah banyak korban jiwa di bendungan ini,” kata Asmawi.

Pasca kejadian tersebut, ratusan warga setempat langsung ikut membantu Tim SAR dari Detasemen A Pelopor Brimob Rejang Lebong untuk mencari korban. Asmawi menyatakan, sebelum tim SAR datang, warga mencoba mencari dengan cara manual. Uniknya, beberapa dukun untuk membantu pencarian.

Suasana mistik semakin menguat, ketika para dukun tersebut membakar kemenyan dengan tujuan memanggil makhluk halus untuk membantu pencarian jasad korban.

“Kita mencari juga, dibantu dengan beberapa ‘orang pintar’, untungnya petugas dari Brimob cepat datang dan menemukan jasad korban,” ungkap Asmawi.

Beruntung, sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah berhasil ditemukan. Kemudian, jenazah dibawa ke RSUD Curup untuk di otopsi. (vai)