Rejang Lebong, Kupasbengkulu.com -Kabupaten Rejang Lebong gagal mendapat bantuan saran produksi, meskipun bantuan bibit padi, jagung dan kedelai tahun 2016 bergulir.

Hal ini diakui oleh Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian kabupaten, Asmariani pada Kamis (3/3/2016). Asmariani mengaku, apabila tahun 2016, Rejang Lebong mendapat bantuan dengan total nilai Rp 7 Miliar. Tahun ini, bantuan tersebut hanya Rp 5 Miliar.

“Bantuan tersebut di dapat melalui program Upaya Khusus (Upsus),” kata Asmariani.

Angka Rp 5 Miliar itu bukan hanya dikucurkan untuk membeli bibit saja, melainkan juga digunakan untuk keperluan administrasi dan lain-lain.

Meskipun begitu, luas lahan yang akan ditanami padi dan jagung meningkat tahun lalu. Misalnya, untuk luas lahan padi tahun ini, menjadi 2.500 hectare (Ha), sedangkan untuk lahan jagung adalah seluas 1.000 Ha.

“Sedangkan sebelumnya tahun 2015, untuk lahan padi hanya seluas 1500 hektar, sedangkan untuk lahan jagung adalah 500 Hektar,” jelas Asmariani.

Disisi lain, untuk memulai kegiatan tersebut, masih menunggu keputusan Bupati Rejang Lebong. Sebab, lewat Surat keputusan (SK) bupati, mereka bisa menentukan lokasi penanaman.

Penulis : Adhyra Irianto