Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Sepertinya hari raya Idul Adha Pemerintah dan Muhammadyah bakal berbeda di tahun ini. Pasalnya, Pemerintah tetap menetapkan hari idul adha jatuh pada Kamis (24/09/2015), sedangkan Muhammadyah salat Idul Adha jatuh pada Rabu (23/09/2015).

“Kalau perbedaanya yakni, kalau jemaah Muhammadiyah melakukan perhitungan dengan metode hisab, sementara pemerintah menggunakan metode rukyat,” kata Kepala Pimpinan Muhammadyah Provinsi Bengkulu, Syukron dikonfimasi melalui via telpon.

Dijelaskannya, untuk metode yang dilakukan pemerintah Arab Saudi, sebenarnya juga membuat kalender Ummul Qura dengan perhitungan hisab. Namun dalam perkembangannya, pemerintah Arab Saudi melihat bulan dan terjadi perubahan Idul Adha, yakni jatuh pada Kamis, 24 September 2015.

“Posisi tahun ini sama seperti tahun lalu. Hanya saja, perbedaannya, tahun lalu ada persamaan Idul Adha antara Muhammadiyah dengan Arab Saudi. Sementara pemerintah mundur satu hari setelah Idul Adha oleh Muhammadiyah,” jelasnya.

Sementara itu, untuk para Jemaat Muhammdyah bakal memadati 20 titik di Kota Bengkulu untuk melakukan salat. Dimana diantarnya nanti, titik yang paling banyak di padati yakni di Simpang Lima, Suparapto Kota Bengkulu.

“Mulai dari simpang lima hingga kebun geran, di depan Polres Bengkulu, atau di Benteng. Kemudian, di Kampus I Universitas muhammadyah Bengkulu dan Kampus II UMB. Lali di Kelurahan Lingkar Barat, di Masjid Padang Jati, dan di Lapangan Stikes Tri Mandiri Sakti. Selanjutnya di Sukamerindu, di Jitra, dan banyak lagi,” jabarnya.

Untuk itu, diingatkan kepada warga Kota Bengkulu yang nantinya akan melaintasi jalan tersebut agar mencari alternatif lain, sebab ribuan jemaah akan memadati jalan tersebut.

“Mulai jam 07.00 WIB pagi akan mulai dilakukan salat Id,” tutupnya.(dex)