Halid

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Akhir-akhir ini di dunia maya, khususnya jejaring sosial Facebook dan Twitter bermunculan semacam hasil survei terkait Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, ataupun Pemilihan Bupati dan wakil Bupati.

Hasil survei juga bermacam-macam, memenangkan salah satu calon kepala daerah dengan persentase yang selisih sedikit. Dua diantaranya ditemukan di Laman Facebook yang dibagikan oleh beberapa akun.

Survei pertama, mengatas namakan diri sebuah komunitas survei yang mengaku sudah melakukan survei selama tiga bulan terakhir. Komunitas ini juga menyebut bahwa sampel pemilih diambil langsung, bukan lewat wawancara online atau via telepon.

Hasilnya, dari total tujuh pasang calon tersebut, salah satu diantaranya dianggap memiliki elektabilitas paling tinggi.

Sayangnya, menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang lebong, hingga hari Jumat (4/12/2015) tidak ada satupun tim atau komunitas survei yang mendaftarkan diri di KPU.
Dengan demikian, tindakan survei apapun di Rejang Lebong tidak berhubungan dengan KPU Kabupaten Rejang Lebong sehingga survei tersebut tidak bisa dikatakan tepat.

“Meskipun demikian, ada kemungkinan lain yakni tim tersebut berkoordinasi dengan KPU Provinsi, tetapi seharusnya akan ada koordinasi lanjutan dari KPU provinsi kepada kita,” tutup Halid.(vai)