Hewan Kurban Curup

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Idul Adha tahun ini terasa lebih meriah di Rejang Lebong. Tercatat, jumlah hewan kurban tahun ini meningkat sekitar 30 persen dari jumlah tahun sebelumnya.

Salah satu tempat yang dikunjungi wartawan, Langgar Kesatuan Agam Tua (KAT) Curup, Kelurahan kepala Siring, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

KAT Curup tercatat sebagai salah satu dari pelaksana kurban dengan jumlah hewan terbanyak. Pada pemotongan hewan kurban hari Kamis (24/9/2015), tercatat langgar ini menyembelih sebanyak 14 ekor sapi.

Jumlah ini juga meningkat dari jumlah hewan kurban oleh KAT pada tahun sebelumnya, yang berjumlah 13 ekor sapi. Informasi terhimpun, jumlah tersebut masih terbanyak di Rejang Lebong.

Kepada kupasbengkulu.com, Ketua KAT Curup, Zulhendri St Batuah, mengakui hal tersebut.

Ia menyatakan, khusus di KAT Curup, jumlah peserta kurban tahun ini meningkat menjadi 98 orang. Oleh sebab itu, jumlah hewan kurban mereka mencapai 14 ekor. Sedangkan untuk penerima, tercatat 1.100 kupon dibagikan pada peserta.

“Untuk langgar kami, peserta tidak hanya dari sekitaran Curup, melainkan hingga daerah Bangun Jaya, Trans Jambu Keling (Kecamatan Bermani Ulu Raya), Suro Bali (Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang), hingga daerah Selupu Rejang,” terang Zulhendri.

Seperti panitia kurban diseluruh Rejang Lebong lainnya, KAT juga memilih pemotongan dilakukan pada hari Kamis (24/9/2015). Meskipun, mereka merayakan hari raya Idul Adha pada hari Rabu (23/9/2015).

Diungkapkan Zulhendri, hal tersebut ditujukan agar pemotongan bisa dimulai lebih pagi, sehingga pembagian daging bisa lebih cepat. Tahun lalu, dengan jumlah 13 ekor sapi, pemotongan yang dimulai usai Shalat Ied, baru selesai sehabis shalat Dzuhur.

“Sekarang, pemotongan dimulai lebih pagi, sehingga pembagian lebih cepat dilakukan,” tambah Zulhendri.

Sementara itu, ribuan penerima daging hewan kurban mulai terlihat menyemut usai Dzuhur. Seperti yang diungkapkan sebelumnya, peserta memang datang dari seantero Rejang Lebong dan sekitarnya.

Zulhendri menyatakan, pihaknya melakukan pengamatan sekeliling untuk mencari penerima daging kurban yang sesuai. Selain itu, panitia dan sekitaran langgar KAT Curup juga tercatat sebagai penerima.

“Panitia kita sempat berkeliling untuk mencari penerima daging kurban, agar tepat sasaran,” pungkas Zulhendri. (vai)