Polisi mengamankan tempurung kepala bayi nyang dibunuh oleh, kakek, nenek dan ibu kandungnya

Polisi mengamankan tempurung kepala bayi nyang dibunuh oleh, kakek, nenek dan ibu kandungnya

Seluma, kupasbengkulu.com – Bayi tak berdosa yang ditemukan di Desa Pandan, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu Selasa (21/7/2015) pagi oleh Sudin petani karet desa setempat menggegerkan warga Kabupaten Seluma, pasalnya bayi mungil yang diduga sudah utuh tersebut diduga dibunuh oleh orang tuanya lantaran tidak sanggup menanggung aib keluarga.

(Berita Terkait: Janin yang Dimakan anjing Itu Dikubur Ibu Kandungnya)

“Memang ibu kandungnya ditekan oleh ayahnya agar menggugurkan kandungan itu, dipaksa meminum air tapai padahal air tapai tidak baik untuk kesehatan bayi,”cerita Sekretaris Desa (Sekdes), Pandan Limra Daini (40) yang mengaku masih keluarga pelaku di Mapolres Seluma, Rabu (22/7/2015).

(Berita lainnya: Janin Tak Berdosa Jadi Rebutan Anjing)

Menurut dia, bayi tersebut masih berusia 7 bulan namun terkesan dipaksakan untuk dilahirkan bahkan kakek kandung bayi Zikran (tersangka red) yang diketahui selaku mantan Imam di Desa Pandan tersebut, diduga membunuh cucunya dengan cara memnutup bayi dengan baju kaos olahraga miliknya sehingga bayi tersebut meninggal dunia.

“Dari awal sudah saya katakan, lebih baik dinikahkan, ayah dari anak itu ada orang Desa Pandan juga, orang tuanya sudah mengatakan siap menikahkan mereka, namun entah mengapa terjadi pembunuhan sadis ini,”kesalnya.

Dia juga menceritakan bahwa ibu kandung bayi saat ini masih berstatus pelajar sehingga mantan imam tersebut tidak sanggup menahan aib keluarga.

“Masih sekolah kelas dua SMA,”singkatnya.

Informasi didapat saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut , ketiga tersangka menangis penuh penyesalan dihadapan penyidik, sementara tulang dan tempurung kepala bayi saat ini sudah dibawa ke desa Pandan untuk dimakamkan.(cee)