Ruslah penderita tumor di leher butuh bantuan dermawan

Ruslah penderita tumor di leher butuh bantuan dermawan

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Bermula dari pembengkakan leher sebesar telur ayam pada dua tahun yang lalu, Ruslah (58) warga Desa Bandung Marga, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong kini bertambah menderita lantaran pembengkakan tersebut sudah semakin besar.

Pembengkakan yang dikarenakan tumor ganas tersebut menyebabkan Ruslah tidak mampu bicara dan hanya bisa makan makanan yang lembut. Saat ini, ketika dikunjungi kupasbengkulu.com, Minggu (2/8/2015), hanya bubur bayi saja yang menjadi menu utama bagi perempuan berstatus janda ini. Tumor ganas ini juga memaksa Ruslah hanya bisa berbaring hingga tidak beraktivitas seperti biasanya.

“Ia sudah berbaring seperti ini sejak awal Ramadhan lalu, karena di leher kiri dan kanannya sudah semakin membengkak,” ungkap Elvi (36) anak sulung Ruslah.

Tumor tersebut sudah pernah diperiksa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup dengan surat pengantar tidak mampu dari kecamatan setempat. Hasilnya, RSUD Curup merujuk Ruslah ke RS M Husein Palembang.

Ruslah sendiri sempat melakukan uji sample dari daging di bagian leher, dan hasilnya adalah Ruslah harus menjalani operasi. Sayangnya, untuk operasi tersebut harus di Palembang atau Jakarta.

Sayang sekali, kehidupan Ruslah berada di garis kemiskinan. Ruslah ditinggal suaminya sejak 10 tahun lalu karena meninggal dunia. Anak sulungnya, Elvi yang saat ini tinggal bersama Ruslah untuk merawatnya.

Rumah yang ditempati Ruslah saat ini berupa rumah panggung yang bertiang kayu. Sekarang, Ruslah sangat membutuhkan bantuan dari dermawan atau bantuan dari pemerintah untuk kesembuhannya. Karena, kalau tidak segera diobati, leher Ruslah akan terus membengkak. Bantuan tersebut, bisa langsung disalurkan kerumah Ruslah, di Dusun II, Desa Bandung Marga.

“Kami orang tak punya. Untuk kesehatan ibu, kami sangat berharap ada uluran tangan dari Pemerintah atau dari dermawan untuk kesembuhan ibu kami,” pungkas Elvi mewakili Ruslah.

Penulis : Adhy Pratama Irianto, Kontributor kupasbengkulu.com, Rejang Lebong