Suasana Rumah Duka di Desa Tunggang menunggu kedatangan jenazah.

Suasana Rumah Duka di Desa Tunggang menunggu kedatangan jenazah.

Lebong, Kupasbengkulu.com– Satu penambang emas tradisional, Gundra Gunawan (35) warga Desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara, tewas setelah dirinya terseret banjir bandang di area tambang emas rakyat, Pondok Seng pada Jum’at (8/4/2016).

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Pada saat itu, korban tengah istirahat di pondoknya. Tiba-tiba air bandang datang dan langsung menerjang korban. Kakak kandung korban yang juga di lokasi cemas, dan bergegas memberitahu warga sekitar.

Masyarakat Desa Tunggan bersama BPBD Lebong, PMI segera melakukan pencarian pada pukul 02.30 WIB, Sabtu(09/04/2016). Korban baru ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB pagi, dengan kondisi sudah tak bernyawa. Sebagian tubuh korban tertimbun kayu dan tanah lokasi tambang, sekitar 100 meter dari tempat tidur korban semula.

Petugas PMI, Heldi yang ikut dalam rombongan pencarian menuturkan, korban langsung di bawa rumah duka di Desa Tunggang, dan akan di kebumikan di Desa Nangai Amen kediaman orang tuanya.

Penulis : Rendra Sutanto