Seluma, kupasbengkulu.com – Penghapusan Pekerja Anak Menuju Program Keluarga Harapan (PPAPKH) oleh dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertran), Kabupaten Seluma yang merupakan program Kementerian Transigrasi sudah berjalan sejak tahun 2013, hal tersebut dilakukan untuk menimbulkan semangat belajar bagi pelajar yang putus sekolah untuk kembali bersekolah.

“Data diterima dari dinas sosial, usia pelajar mulai dari SD, SMP dan SMA, putus sekolah karena apa dan mengapa, tujuannya agar kembali membangkitkan semangat pelajar untuk kembali kesekolah,”Kata Pengawas ketenaga kerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Tramsigrasi Kabupaten Seluma, Suherman Rabu (23/6/2015).

Dikatakan Suherman program tersebut mendata pelajar putus sekolah sebanyak 90 orang yang nantinya akan dididik selama satu bulan di sekretariat kantor badan Diklat Seluma.

“Melibatkan beberapa instansi seperti Kanwil Kemenag, Dinsos, dinkes dan pihak kepolisian, ini murni membantu anak putus sekolah , setelah diarahkan selama satu bulan, nanti jika ada yang ingin kembali sekolah keformal seperti SD atau SMP bisa langsung dikomunikasikan ke diknasbud Seluma,”Ujarnya.

Jika tidak, Lanjut Suherman, pihaknya juga bisa merekomendasikan untuk mengikuti ujian Paket B atau C.

“Ada 9 tenaga pendamping, 9 tenaga pengajar Sarjana Pendidikan, 90 anak putus sekolah diarahkan tinggal disekretariat badan Diklat seluruh biaya makan pakaian sudah ditanggung pemerintah,”Pungkasnya.(cee)