kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri) diwilayah Bengkulu membentuk ‘keluarga asuh’ atas inisiasi dari Danrem 041 Gamas Bengkulu, Kol Inf Fajar Budiman. Total ada sembilan keluarga asuh yang dibentuk oleh TNI-Polri di Bengkulu, yang isinya juga puluhan anggota TNI dan Polri.

Keluarga asuh ini ditujukan agar tidak ada terjadi gesekan antara dua institusi ini dan menjadi lebih rukun dan akrab, seperti keluarga sesungguhnya.

“TNI dan Polri merupakan keluarga yang sangat besar, dengan total lebih dari 6000 orang anggota, di Provinsi Bengkulu ini, sehingga harus terus didekatkan agar semakin akrab, kalau tentang masalah-masalah yang kerap terjadi, keluarga kecil yang berisi suami-istri saja masih sering timbul masalah,” ungkap Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol M Ghufron pada wartawan.

Kegiatan ini dilakukan di Batalyon Infantri 144 Jaya Yudha, Senin (7/9/2015). Didalam acara tersebut, para anggota TNI dan Polri ‘disatukan’ lewat berbagai acara seperti senam bersama, apel bersama hingga berbagai game. Ghufron menambahkan, bahwa peningkatan solidaritas ini dikarenakan bahwa TNI dan Polri merupakan benteng pertahanan terakhir NKRI. Pemilihan Curup sebagai tempat pendirian keluarga asuh ini juga berdasarkan nilai historis. Dimana, Curup merupakan lokasi cikal bakal lahirnya TNI di Provinsi Bengkulu.

Danrem 041 Gamas Bengkulu, Kol Inf Fajar Budiman membenarkan hal tersebut. Meskipun demikian, ia menyatakan bahwa kegiatan serupa juga akan dilakukan di tempat lain, Provinsi Bengkulu. Karena, lanjut Fajar Budiman, dengan semakin seringnya acara serupa, maka akan semakin banyak komunikasi antara TNI dan Polri dilapangan.

“Batalyon 144 Jaya Yudha juga merupakan markas TNI yang sudah tua sekali, sehingga kami ingin bernostalgia di CUrup,” pungkas Fajar Budiman. (vai)