Ilustrasi Perempuan mencoblos

Ilustrasi: Ist

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Dari data terhimpun, pasca pelaksanaan Pilkada 2015 serentak di Rejang Lebong menunjukkan bahwa persentase pemilih perempuan yang ikut berpartisipasi di Pilkada lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Secara persentase, pemilih perempuan terbukti lebih aktif dengan persentase 68,98 persen. Sedangkan pemilih laki-laki yang aktif lebih sedikit dengan persentase 67,82 persen.

Dari data di KPU Rejang Lebong, dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 206.239, jumlah pemilih laki-laki diketahui lebih banyak dari pada perempuan. Ironisnya, jumlah pemilih perempuan yang berpartisipasi aktif malah lebih banyak daripada laki-laki.

Total pemilih laki-laki yang terdaftar dalam DPT adalah sebanyak 103.631 jiwa. Sedangkan total pemilih perempuan lebih sedikit, dengan total sebanyak 102.940 jiwa. Dari total tersebut, pemilih perempuan yang berpartisipasi dalam Pilkada 2015 lebih banyak dengan total 71.010 jiwa. Sedangkan jumlah pemilih laki-laki yang berpartisipasi adalah 70.287 jiwa.

Hasilnya, lebih aktifnya pemilih perempuan ini juga berpengaruh pada hasil pemilihan. Pasangan nomor urut I, Fatrolazi – Nurul Khairiyah yang satu-satunya paslon yang mengusung calon perempuan berhasil meraih perolehan suara terbanyak kedua, setelah pasangan Hijazi – Iqbal Bastari.

Anggota KPU Rejang Lebong, Mansurudin, menyatakan bahwa dari tahun ke tahun memang pemilih perempuan selalu lebih aktif daripada laki-laki.

“Bahkan, angkanya selalu lebih dari 70 persen,” pungkasnya. (vai)