lobster Bengkulu

lobster Bengkulu

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas II Bengkulu, Dedy Arief Hendriyanto menyatakan pihaknya telah berkeluh hingga ke DPR RI terkait ekspor tangkapan nelayan Bengkulu.

“Di akhir tahun 2015 kami dikunjungi komisi IV DPR RI, kami sampaikan bahwa keinginan kami Bengkulu harus maju untuk ekspor, Bengkulu harus bangun cold storage setidaknya lima unit yang berukuran ukuran 30 hingga 50 ton,” kata Dedy

“saya antusias dan saya yakin dengan pak gubernur yang baru ini sangat konsen dengan kemaritiman, saya yakin beliau juga akan memfasilitasi itu,”

SKIPM juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Bea dan Cukai bahwa pemberitahuan ekspor bisa dilaksanakan di Bengkulu, namun masih terkendala beberapa hal diantaranya infrastruktur dan transportasi.

“tinggal menunggu bandara internasional atau tidak, kalaupun bandara kita tidak internasional, barang bisa kita transitkan lewat Jakarta dan disana hanya keluar surat perintah muat saja, langsung kirim ke luar negeri,” demikian Dedy. (bii)