mobil pencuri ternak dirusak warga

mobil pencuri ternak dirusak warga

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Ada fakta menarik dari kasus pencurian ternak yang terjadi di Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Dari keterangan para korban, ternyata ada sebuah “benda” yang ditinggalkan oleh para pelaku, tepat di lokasi hilangnya ternak.

Awalnya, para korban menduga bahwa hal itu tidak disengaja dilakukan oleh para pelaku. Namun, setelah beberapa lama, hal itu akhirnya diyakini menjadi sebuah ritual yang dilakukan oleh pelaku.

“Dilokasi tempat hewan ternak saya, pelaku meninggalkan gulungan tali yang agak besar,” jelas H Benbela (57) warga Sukaraja, Curup Timur yang merupakan salah satu korban kawanan tersebut.

Tidak hanya itu, di lokasi hilangnya Sapi milik Miswanto (40) Warga Desa Air Duku, Kecamatan Selupu Rejang, pelaku meninggalkan sebuah jaket dan celana panjang. Kedua pakaian yang diduga milik para pelaku tersebut akhirnya diamankan oleh petugas sebagai barang bukti.

Tidak hanya itu, di lokasi Bukit Barisan, para pelaku meninggalkan selembar uang Rp 50 ribu dan di Desa Tasik Malaya, Curup Utara, para pelaku meninggalkan tali tambang untuk hewan ternak.

“Karena itu, kami menduga itu adalah sebuah ritual wajib bagi para pelaku,” tambah Benbela.

Sementara itu, dugaan bahwa pelaku menganut ilmu hitam juga semakin menguat dengan keterangan penjaga hewan ternak milik Benbela di Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara. Saat itu, terang Benbela, saksi menyatakan ia melihat secara jelas kejadian tersebut, mulai dari para pelaku menuju kandang, hingga membawa sapi tersebut keatas mobil.

“Tapi, dia tidak bisa berteriak bahkan tidak mampu bergerak, kami menduga ia berada dibawah pengaruh ilmu hitam milik para pelaku,” jelasnya.

Perkara ilmu hitam ini bertambah rumit lagi dengan fakta bahwa para pelaku ternyata memiliki senjata api (Senpi) yang kerap dibawa saat beraksi. Menanggapi hal itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto melalui Kapolsek Curup, Iptu Sukardi mengaku pihaknya akan meningkatkan kinerja petugasnya untuk mencari para pelaku.

“Kita juga akan terus mengendus mereka, dan lebih berhati-hati, sebab para pelaku membawa senpi,” pungkas Sukardi. (vai)