pilkada-serentak

Kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Debat kandidat pasangan calon Bupati Rejang Lebong di Aula STAIN Curup, Senin (16/11) masing-masing kandidat saling mengumbar janji dan visi misi bila terpilih nanti.

Berbagai gaya dan pola penyampaian untuk menarik simpatik, agar tepilih menjadi orang nomor satu di kabupaten berslogan “Pat Sepakat Lemo Sempurno” ini.

Paslon nomor urut satu, Fatrolazi-Nurul Khairiyah misalnya, menjanjikan persamaan derajat, dan akan mengangkat harkat martabat kaum hawa. Hal ini disebabkan Nurul Khairiyah merupakan calon wakil bupati satu-satunya perempuan dalam Pilbup Rejang Lebong kali ini.

“Kami adalah satu-satunya yang mengusung calon perempuan. Tentu kami mengedepankan persamaan harkat dan martabat kaum perempuan,” ungkap Fatrolazi.

Untuk Paslon nomor urut dua, Jhon Ferianto-Bambang Arianto misalnya, menjanjikan perbaikan dibidang infrastrukur dan ekonomi daerah. Lain halnya dengan Paslon nomor urut tiga, Syamsul-Adnan yang menjanjikan peningkatan pendidikan dan sektor lainnya bila terpilih menjadi Bupati Rejang Lebong.

Paslon nomor urut empat, Alrullah-Heri Aprianto menjanjikan peningkatan dari sektor pertanian dan perkebunan. Alrullah menyatakan, Rejang Lebong memiliki potensi yang baik untuk bidang tersebut.

Sementara Paslon nomor urut lima, Anom Chan-Joni Tan yang sempat mengambil perhatian para peserta, dengan nada yang berapi-api ketika memaparkan visi misi. Anom Chan juga menjanjikan lapangan pekerjaan, peternakan dan pembangunan bagi masyarakat Rejang Lebong. “Kalau mampu, kita bisa buat kereta gantung di Curup,” tegas Anom.

Sedangkan Paslon nomot itur enam, Tugiman-Sudirman menjanjikan pendidikan dan pembangunan, dan Paslon nomor urut tujuh, Hijazi-Iqbal Bastari menjanjikan kesehatan, pendidikan dan koperasi tanpa bunga, untuk memajukan Usaha Kecil dan menengah (UKM) di Rejang Lebong.

Meskipun demikian, debat berjalan kondusif tanpa gangguan. Ketujuh calon sepakat mengusung kampanye bersih, dan tidak saling menjelek-jelekkan. (vai)